Tips Agar Permohonan KPR Diterima Oleh Bank

Sandang, pangan dan papan sejak dulu dikenal sebagai kebutuhan pokok setiap orang, namun belakangan ini kesempatan untuk memiliki rumah hunian rasanya semakin sulit mengingat semakin sempitnya lahan yang ada serta tingginya harga lahan terutama di kota-kota besar. Namun solusi untuk permasalahan itu tampaknya sudah ada, yakni kpr cimb niaga .Salah satu bank besar nasional ini menyediakan produk kredit kepemilikan rumah atau yang biasa disingkat kpr dengan plafond tinggi, bunga rendah serta cicilan yang terjangkau. Ditambah lagi dengan waktu pelunasan yang dapat disesuaikan dengan kemampuan anda untuk menyicilnya.

Namun setiap pengajuan kredit, terutama pengajuan kpr tentu memiliki syarat-syarat tertentu agar bisa diterima pihak bank, maka artikel ini akan sedikit mengulas beberapa tips agar permohonan kpr anda diterima oleh bank. Tips-tips nya adalah sebagai berikut:

  1. Tahu pola pikir bank

Maksudnya, anda harus cermat dalam melihat bagaimana bank menilai diri anda, karena bank tidak sembarangan dalam mencairkan kredit. Maka jadikan diri anda pantas di mata bank untuk mendapat persetujuan kpr dari bank.

  1. Mengetahui kemampuan anda dalam membayar cicilan

Untuk mengetahui hal ini memang lebih baik konsultasikan dengan konsultan keuangan, namun bila hal itu tidak memungkinkan anda bisa melakukan perhitungan cash flow sederhana dimana umumnya alokasi dana cicilan anda maksimal tiga puluh persen dari total penghasilan bersih bulanan keluarga anda. Sekedar informasi, kpr cimb niaga merupakan kpr yang perlu anda perhatikan lebih jauh untuk mendapat kpr yang proporsional.

  1. Menyusun laporan keuangan

Laporan keuangan di sini maksudnya sebagai bahan pertimbangan bagi bank, oleh sebab itu kebanyakan bank penyedia kpr akan meminta bukti rekening koran beberapa bulan terakhir, catatan rekening tabungan dan lain-lain. Intinya adalah upayakan bank melihat anda dari laporan keuangan tersebut sebagai pribadi yang berpenghasilan dan mampu menanggung beban kpr.

  1. Siapkan dokumen yang diminta

Pada bagian ini tidak jauh berbeda antara satu bank dengan bank lainnya yaitu harus warga negara indonesia, karyawan tetap dengan masa kerja minimal dua tahun atau wiraswasta dengan lama usaha minimal tiga tahun atau juga kalangan profesional dengan lama praktik paling tidak dua tahun. Kemudian usia minimal pemohon adalah dua puluh satu tahun dan maksimal di usia pensiun. Syarat-syarat tadi biasanya masih perlu ditambah lagi dengan fotokopi kartu keluarga, kartu nikah, slip gaji terakhir serta nomor pokok wajib pajak atau NPWP.

  1. Negosiasi dengan pihak bank

Komunikasi adalah kunci dari banyak hal, tidak terkecuali dalam hal pengajuan kpr, maka cobalah berkomunikasi dengan pihak bank terkait DP, plafond, waktu jatuh tempo maupun hal-hal lain yang menurut anda perlu anda negosiasikan.

Dengan banyaknya penawaran kpr yang tersedia seharusnya dapat lebih membantu anda mewujudkan impian anda memiliki hunian anda sendiri. Masing-masing bank memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing baik dari segi bunga, plafond, jangka waktu jatuh tempo sampai besarnya DP. Seperti halnya kpr cimb niaga yang selalu konsisten memberi pilihan terbaik bagi masyarakat Indonesia dalam hal kredit kepemilikan rumah.

shares